←Kembali ke Berita
Updated 17 April 2026 pukul 16.38CoinCex editorial review

Circle Internet Group Hadap Gugatan Class Action karena Gagal Menghentikan Dana Hasil Eksploitasi Drift Protocol

#Markets Solana News

Circle dituduh gagal membekukan transfer yang terkait eksploitasi. Sekitar $230 juta dana curian dialirkan melalui USDC milik Circle. Drift berencana memulihkan $147,5 juta yang didukung pendapatan masa depan. Circle Internet Group, penerbit stablecoin USDC, menghadapi gugatan class action atas dugaan kegagalan menghentikan pergerakan dana curian.

Circle dituduh gagal membekukan transfer yang terkait eksploitasi. Sekitar $230 juta dana curian dialirkan melalui USDC milik Circle. Drift berencana memulihkan $147,5 juta yang didukung pendapatan masa depan. Circle Internet Group, penerbit stablecoin USDC, menghadapi gugatan class action atas dugaan kegagalan menghentikan pergerakan dana curian terkait eksploitasi Drift Protocol. Gugatan ini diajukan oleh investor Drift, Joshua McCollum, di pengadilan distrik AS di Massachusetts atas nama lebih dari 100 pengguna yang terdampak. Inti perkaranya adalah apakah perusahaan memiliki kemampuan sekaligus kewajiban untuk campur tangan saat eksploitasi berlangsung. Gugatan menargetkan peran Circle dalam transfer dana. Tindakan hukum ini bermula dari pembobolan Drift Protocol pada April 2026, sebuah bursa terdesentralisasi berbasis Solana, di mana penyerang menguras sekitar $285 juta. Porsi signifikan dari dana tersebut, diperkirakan sekitar $230 juta, dengan cepat dikonversi menjadi USDC. Dari situ, dana dipindahkan lintas chain, terutama dari Solana ke Ethereum, menggunakan infrastruktur cross-chain. Transfer tersebut tidak terjadi secara instan. Prosesnya berlangsung selama beberapa jam dan dipecah menjadi lebih dari 100 transaksi. Detail ini menjadi pusat gugatan. Penggugat berargumen bahwa Circle punya jendela kesempatan untuk bertindak. Menurut klaim, perusahaan bisa membekukan wallet yang terdampak atau menghentikan transfer, sehingga membatasi kerusakan. Sebaliknya, dana terus bergerak sampai benar-benar tidak bisa dijangkau. Kasus ini menuduh Circle melakukan kelalaian dan secara tidak langsung memfasilitasi kerugian dengan gagal bertindak meskipun memiliki kesempatan. Saya pikir inti masalahnya cukup jelas: apakah penerbit stablecoin punya kewajiban teknis dan hukum untuk membekukan dana secara proaktif saat terdeteksi aktivitas mencurigakan, atau apakah tanggung jawab ini sepenuhnya berada di tangan pengguna dan protokol. Jawaban atas pertanyaan ini kemungkinan akan menetapkan preseden penting bagi seluruh industri.
How this page was created

This page was derived from source reporting with automated structuring or translation and reviewed for publication by CoinCex.

Bursa

Daftar exchange pilihan dengan fee, KYC, dan derivatif sekilas.

Circle Internet Group Hadap Gugatan Class Action karena Gagal Menghentikan Dana Hasil Eksploitasi Drift Protocol